Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/16876
Title: Analisis Berita Pernikahan Syekh Puji Dengan Pendekatan Framing Teori Robert N Entman : Kasus Berita Kompas.com dan Republika Online
Authors: Emi Sumiati
Advisors: Tan Tan Hermansah
Keywords: Analisis Berita Pernikahan
Publisher: Jakarta : Fakultas Dakwah Dan Komunikasi, UIN Syarif Hidayatullah 2009
Series/Report no.: 05-019-08-3123;2089 KJS d
Abstract: Dalam teori komunikasi massa, analisis framing dipakai untuk membedah caracara atau ideology media saat mengkonstruksi fakta. Analisis ini mencermati strategi seleksi, penonjolan dan pertautan fakta ke dalam berita agar lebih bermakna, lebih menarik, dan heboh berarti atau lebih diingat, untuk mengiring interpretasi khalayak sesuai perspektif. Dengan kata lain framing adalah pendekatan untuk mengetahui bagaimana perspektif atau cara pandang yang digunakan oleh wartawan ketika menyeleksi isu dan menulis berita. Karenanya, berita menjadi manipulatif dan bertujuan mendominasi keberadaan subjek sebagai suatu yang legitimate, objektif, alamiah, wajar, atau tak terlakkan. Lalu Bagaimana Kompas.Com dan Republika Online menyampaikan pemberitaan pernikahan Syekh Puji dengan Lutfianah Ulfah? Dan bagaimana realitas masalah tersebut dikonstruksi olehKompas Cyber Media dan Republika Online? Mengenai pemberitaan ini, sikap mendukung, positif atau negatif hanyalah efek dari bingkai yang dikembangkan oleh media. Kompas.com dan Republika Online mengembangkan bingkai dan konstruksi yang berbeda dalam kasus kontroversi pernikahan Syekh Puji dengan Lutfianah Ufah. Pemberitaan dalam Koran Kompas mengenai Jaringan peduli perempuan dan anak atau JPPA melaporkan tindakan Syekh Puji ke Kepolisian. Tindakan Syekh Puji menikahi anak perempuan di bawah umur dinilai merupakan tindakan eksploitasi pada anak. Dan pada Koran Republika. Polwitabes Semarang memeriksa tiga saksi dalam kasus kontroversi pernikahan Syekh Puji dengan seorang gadis di bawah umur bernama Lutfiana Ulfa. Meneliti sebuah berita dalam media cetak haruslah teliti, karena pemberitaan yang disampaikan oleh setiap media cetak berbeda. Di sini realitas sosial dimaknai dan dikonstruksi dengan makna tertentu. Petistiwa dipahami dengan bentukan tertentu. Semua element tersebut tidak hanya bagian dari teknis jurnalistik, tetapi menandakan bagaimana peristiwa dimaknai dan ditampilkan oleh media cetak tersebut, sehingga dapat dimengerti dan dipahami oleh khalayak.
Description: vii, 79 p.; 28 cm.
URI: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/16876
Appears in Collections:Skripsi

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
EMI SUMIATI-FDK.pdf939.34 kBAdobe PDFView/Open


Items in UINJKT-IR are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.