Please use this identifier to cite or link to this item: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/1059
Title: Analisis wacana konferensi khilafah Internasional 2007 dalam majalah al-wa'ie No. 85 tahuin VII, 1-30 September 2007
Authors: Ernawati
Advisors: Ilyas Ismail, A.
Publisher: UIN Syarif Hidayatullah Jakarta: Fakultas Dakwah Dan Ilmu Komunikasi, 2010
Series/Report no.: 0111-05-7901;2559 KPI d
Abstract: Rubrik Liputan Khusus adalah rubrik yang berisi tema-tema khusus yang berbeda dengan tema headline. Dalam rubrik liputan khusus yang berjudul 100 Ribu Orang Padati GBK, Serukan Penegakan Khilafah adalah salah satu rubrik yang penulis kaji di antara dua judul yang berkaitan dengan Konferensi Khilafah Internasional 2007. Meski rubrik ini mempunyai alur sebagaimana penulisan berita pada umumnya, namun isi yang terkandung dalam rubrik ini sangat menarik untuk mengingatkan kita pada kembalinya penegakan khilafah di bumi ini. Lalu yang menjadi pertanyaan utama adalah, bagaimana penulis rubrik menafsirkan dan memandang tentang konsep khilafah yang coba ingin ditegakkan umat Islam dalam Konferensi Khilafah InternasionaL 2007 tersebut? Pertanyaan selanjutnya, bagaimana kegelisahan dan keinginan tersebut dituangkan dalam sebuah teks berita? Pada awal hingga pertengahan bulan Agustus 2007, sebagian besar media cetak maupun elektronik banyak menyajikan dan menayangkan berita tentang konsep Khilafah. Wacana yang berkembang pun tidak terlepas dari nama Hizbut Tahrir Indonesia sebagai pelopornya. Peristiwa Konferensi khilafah Internasional 2007, yang diselenggarakan tanggal 12 Agustus 2007, di Stadion Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta memunculkan beberapa pendapat dan pandangan baru, yang berdasarkan sudut pandang dan titik tolak setiap individu ataupun profesi. Dalam penelitian ini, teori yang digunakan adalah teori analisis wacana Teun van Dijk. Pendekatan yang digunakan adalah konstruktivisme. Adapun metodologi yang dipakai adalah metode penelitian kualitatif dengan model analisis wacana Teun A. van Dijk yang menitikberatkan pada teks, kognisi sosial, dan konteks sosial. Dalam melihat suatu pengetahuan, teks, dan selainnya, sangat diperlukan sekali telaah kognisi sosial yang melatarbelakangi tulisannya. Sehingga, diperlukan wawancara mendalam untuk mengetahui latar belakang yang membentuk pengetahuan penulis teks tentang suatu obyek atau fakta sosial. Dari paparan di atas, maka ditarik kesimpulan bahwa, Konferensi Khilafah internasional mendapatkan respon yang positif dan negatif dari berbagai kalangan masyarakat. Sehingga melihat teks rubrik liputan khusus tersebut, haruslah juga melihat konstruksi sosial di balik informasi tersebut. Sehingga, informasi yang nampak dapat kita kritis.
Description: vii, 82 hal.; ilus.; 28 cm.
URI: http://repository.uinjkt.ac.id/dspace/handle/123456789/1059
Appears in Collections:Skripsi

Files in This Item:
File Description SizeFormat 
ERNAWATI-FDK.PDF863.12 kBAdobe PDFView/Open


Items in UINJKT-IR are protected by copyright, with all rights reserved, unless otherwise indicated.